Simple SEO Friendly Blogger Template Responsive Mobile Friendly, Fast Loading, Ringan, Cepat, Mudah Terindeks Google


Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts
Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts

October 9, 2018

Perbedaan Jurnalistik dengan Jurnalisme - Hanya Beda Istilah atau Memang Beda?

Perbedaan Jurnalistik dengan Jurnalisme - Hanya Beda Istilah atau Memang Beda?

Perbedaan Jurnalistik dengan Jurnalisme
ISTILAH Jurnalisme dan jurnalistik itu tidak sama. Menurut Webster Dictionary, journalism (jurnalisme) adalah kegiatan mengumpulkan berita atau memproduksi sebuah surat kabar.

Jurnalistik merupakan kata sifat (ajektif) dari jurnalisme.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan jurnalistik sebagai berikut:
  1. Yang menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran.
  2. Seni kejuruan yang bersangkutan dengan pemberitaan dan persuratkabaran
KBBI juga mengartikan jurnalisme sebagai "pekerjaan mengumpulkan dan menulis berita di media massa cetak atau elektronik; kewartawanan".

Menurut Wikipedia, jurnalisme (berasal dari kata journal) yang artinya catatan harian, atau catatan mengenai kejadian sehari-hari, atau bisa juga berarti suratkabar. 

Journal berasal dari istilah bahasa Latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik 

Di Indonesia, istilah “jurnalistik” dulu di kenal dengan “publistik”. Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. 

Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan publistik dengan jurnalistik. Publistik juga digunakan untuk membahas ilmu komunikasi.

Dari segi kata, jurnalisme berasal dari kata “jurnal” dan “isme”. Jurnal artinya laporan. Isme artinya paham atau ajaran. Jurnalistik berasal dari kata “jurnal” dan “istik”. “istik artinya hal ihwal atau yang berkaitan dengan.

Jadi, arti asli jurnalisme adalah “paham jurnal” dan jurnalistik adalah “hal ihwal tentang jurnal”, namun pengertiannya kurang-lebih sama.*

October 8, 2018

Dasar-Dasar Jurnalistik - Panduan untuk Pemula

Dasar-Dasar Jurnalistik - Panduan untuk Pemula

Dasar-Dasar Jurnalistik - Panduan untuk Pemula
ULASAN ringkas tentang dasar-dasar jurnalistik (basics of journalism) ini akan kita mulai dengan sejarah jurnalistik pengertian jurnalistik, bahasa jurnalistik, lalu produk, kode etik, dan seterusnya.

Dasar-Dasar Jurnalistik di bawah ini bisa menjadi bahan atau materi kuliah Pengantar Ilmu Jurnalistik.

Dasar-Dasar Jurnalistik ini juga bisa menjadi bahasan referensi bagi siapa saja yang ingin mengenal dan terjun ke dunia jurnalistik atau sekadar memahami ilmu kewartawanan ini.

Memahami konsep jurnalistik akan membuat pembaca lebih kritis dalam menerima informasi atau menyerap berita yang tersaji di media massa. (Selengkapnya).*

Pengertian Jurnalistik (Jurnalisme) - Kewartawanan dan Media Massa

Pengertian Jurnalistik (Jurnalisme) - Kewartawanan dan Media Massa

Pengertian Jurnalistik (Jurnalisme) - Kewartawanan dan Media Massa
Kewartawanan atau jurnalisme (berasal dari kata journal) mempunyai arti catatan harian atau catatan mengenai kejadian sehari-hari, dapat juga diartikan sebagai surat kabar.

Journal berasal dari istilah bahasa Latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.

Di Indonesia, istilah "jurnalistik" dulu dikenal dengan "publisistik".

Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa.

Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan publisistik dengan jurnalistik. Publisistik juga digunakan untuk membahas Ilmu Komunikasi.

Kewartawanan dapat dikatakan "coretan pertama dalam sejarah". Meskipun berita seringkali ditulis dalam batas waktu terakhir, tetapi biasanya disunting sebelum diterbitkan.

  • Para wartawan seringkali berinteraksi dengan sumber yang kadangkala melibatkan konfidensialitas. 
  • Banyak pemerintahan Barat menjamin kebebasan dalam pemberitaan (pers).
  • Aktivitas utama dalam kewartawanan adalah meliput, mengolah, dan menyajikan sebuah informasi dalam bentuk berita kepada khalayak.

Unsur 5W+1H dalam Berita Jurnalistik

Selain itu, jurnalistik dapat juga dikatakan sebagai pelaporan kejadian dengan menyatakan siapa, apa, kapan, di mana, mengapa dan bagaimana (dalam bahasa Inggris dikenal dengan 5W+1H):
  1. What - Apa yang terjadi.
  2. Who - Siapa yang terlibat.
  3. Why - Kenapa terjadi.
  4. When - Kapan kejadiannya.
  5. Where - Di mana kejadiannya.
  6. How  - Bagaimana kejadiannya.
Jurnalistik juga menjelaskan kepentingan dan akibat dari kejadian atau yang sedang hangat (trend). Kewartawanan meliputi beberapa media: koran, televisi, radio, majalah dan internet sebagai pendatang baru. (More)